Bakti TNI AD untuk Rakyat Kodim Banyumas, Pembangunan dan Aksi Sosial Terus Berprogres
Banyumas – Semangat gotong royong TNI dan masyarakat terus mewarnai pelaksanaan Bakti TNI AD untuk Rakyat TA 2026 Kodim 0701/Banyumas hingga hari ke-14, Jumat (23/10/2026). Berbagai sasaran pembangunan mulai menunjukkan hasil nyata, mulai dari akses jalan, talud, drainase hingga fasilitas sanitasi, disertai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Pada sasaran infrastruktur, pembangunan rabat beton II sepanjang 120 meter telah rampung 100 persen, sementara rabat beton I sepanjang 412 meter telah mencapai 48 meter pengerjaan. Dua talud dengan panjang masing-masing 125 meter dan 25 meter, lima plat beton di lima titik, serta drainase di satu titik juga telah selesai seluruhnya. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat akses dan menunjang aktivitas warga sehari-hari.
Sementara itu, sejumlah sasaran lainnya masih dalam tahap pengerjaan maupun persiapan. Rehabilitasi 105 unit rumah tidak layak huni (RTLH), termasuk dukungan 21 unit dari Sterad dan 25 unit dari CSR, masih berjalan dengan 5 titik dalam proses pengerjaan. Pembuatan sumur bor di 30 titik dan jambanisasi sebanyak 31 unit turut menjadi sasaran peningkatan akses air bersih dan sanitasi. Dari sasaran tambahan, penyaluran 10.000 liter air bersih telah dilakukan kepada warga RT 7/3 dan RT 1/3 Desa Sudagaran.
Pembangunan juga mencakup jembatan di 10 titik, rehabilitasi 4 unit sekolah, 6 tempat ibadah, 4 panti asuhan, revitalisasi 1 makam sesepuh, serta pipanisasi di 3 titik. Pipanisasi tersebut direncanakan memberi manfaat bagi 40 kepala keluarga di titik pertama, 10 kepala keluarga di titik kedua dan 106 kepala keluarga di titik ketiga. Secara keseluruhan, kelompok sasaran ini masih berada pada tahap awal dengan progres sekitar dua persen.
Selain pembangunan fisik, berbagai kegiatan sosial telah terlaksana 100 persen, meliputi operasi bibir sumbing, donor darah, sunatan massal, nikah massal, pemberian kursi roda dan alat bantu jalan berupa kruk serta walker, hingga bazar murah. Penyaluran paket sembako masih mencapai 50 persen, sedangkan operasi katarak direncanakan akan direalisasikan pada tahap berikutnya.
Beragam capaian tersebut menunjukkan bahwa Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berorientasi pada pembangunan sarana fisik, tetapi juga pada manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Melalui kerja bersama TNI dan warga, setiap sasaran diarahkan untuk menjawab kebutuhan lingkungan sekaligus memperkuat kepedulian sosial. Semangat gotong royong inilah yang menjadi kekuatan utama agar pembangunan tidak sekadar menghasilkan fasilitas, tetapi juga menghadirkan manfaat yang dirasakan masyarakat. (Pendam IV/Diponegoro)



Posting Komentar
Posting Komentar